Showing posts with label Keuangan. Show all posts

Ternak Ayam Jawa Super, Usaha Tepat di Masa Krisis

Selama ini kita hanya mengenal 2 jenis ayam, yaitu ayam kampung (ayam aneka ras lokal) dan ayam modern (broiler dan layer/petelur). Belum lama ini ada 1 jenis ayam yang populer dibudidayakan, yaitu ayam jawa super. Menurut pengamat agribisnis F Rahardi, ayam jawa super masuk dalam kategori ayam kampung.
Ayam jawa super merupakan hasil persilangan ayam jawa berkualitas genetik tinggi dengan ayam broiler. Munculnya jenis ayam jawa super dilaterbelakangi kurangnya pasokan ayam kampung untuk memenuhi pesanan rumah makan - rumah makan yang menyuguhkan menu masakan ayam kampung. Hal ini menimbulkan peluang usaha ditengah ramainya permintaan. Dengan adanya ayam jawa super yang performanya mirip ayam kampung, diharapkan mampu mengatasi masalah kurangnya pasokan tersebut.

Prospek dan Persaingan

Menurut F Rahardi, prospek usaha peternakan ayam konsumsi sampai kapanpun akan tetap baik. Sehingga disarankan agar orang tetap beternak ayam konsumsi. Tingginya permintaan akan daging ayam terutama pada momen - momen tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru menyebabkan lonjakan permintaan hingga berlipat - lipat.
Harry Wibowo, Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta mengungkapkan bahwa peluang usaha ayam jawa super sangat bagus karena sangat banyak peminatnya. Terlebih lagi pada saat sekarang ini banyak orang yang mencari bisnis mendadak yang memberikan keuntungan lumayan. Selain tingginya permintaan akan daging ayam, keuntungan beternak ayam jawa super karena masa panen lebih cepat dari ayam kampung biasa, yaitu hanya 2 bulan dengan bobot mencapai 1 kg.

Pemasaran

Permintaan ayam jawa super berpeluang diminati kalangan rumah makan seperti Ayam Goreng Ny.Suharti, Mbok Berek, Sop Ayam Jawa Super, dan supermarket seperti Hypermart. Pasokan ayam jawa super siap konsumsi untuk saat ini banyak dijual di wilayah Jakarta dan Bandung. Selain di pulau Jawa, pasokan ayam jawa super juga telah dipasarkan hingga Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Harga

Penjualan ayam jawa super sangat menguntungkan peternak karena lebih stabil. Berbeda dengan ayam broiler yang harganya terkadang tidak stabil dan anjlok. Saat ini harga jual DOC (day old chicken) ayam jawa super berada di kisaran Rp 4.200-5.000/ekor. Jika sudah sering berlangganan ke peternak harga nya bisa lebih rendah, yakni Rp 3.900-4.000/ekor. Untuk harga ayam jawa super yang siap konsumsi mencapai Rp 20 - 22.000/kg pada hari biasa dan Rp 28.000/kg pada momen hari besar. Harga tersebut merupakan harga ayam jawa super dalam kondisi hidup.

Kendala dan Resiko

Menurut Suwarno, pemilik Suwarno Farm mengungkapkan bahwa selama beternak ayam jawa super tidak ada kendala berarti yang dirasakannya. Justru ia merasa diuntungkan dengan memelihara ayam ini.  Risiko ini biasanya dihadapi ketika musim pancaroba datang karena banyak ayam sakit dan beresiko terserang penyakit. Untuk mengatasinya ia melakukan vaksinasi gumboro ayam jawa super dari umur 4 hari dan umur 21 hari. Selain itu menggunakan obat-obatan herbal seperti jahe, kencur, cabai, dll.

Perhitungan Usaha dan Asumsi Pendapatan Suwarno Farm Per Bulan

Modal Awal (Tahun 2011)

500 ekor DOC ayam super Rp 5.000.000,00
Pakan, vitamin, dan obat Rp 2.000.000,00
Kandang, peralatan/perlengkapan ternak Rp 3.000.000,00
Modal tambahan

Bibit DOC dan kandang Rp 10.000.000,00
Jumlah Rp 20.000.000,00

Pengeluaran per bulan

Pakan Rp 10.000.000,00
Vaksin, Vitamin, dan obat Rp 5.000.000,00
Listrik dan telepon Rp 2.000.000,00
Perlengkapan packaging, transportasi Rp 3.000.000,00
Jumlah Rp 20.000.000,00

Omset

1000 - 1500 ekor @ Rp 25.000,00 Rp 30.000.000,00

Keuntungan  

(Omset - Pengeluaran per bulan)

Rp 30.000.000,00 - Rp 20.000.000 Rp 10.000.000,00
Selama ini kita hanya mengenal 2 jenis ayam, yaitu ayam kampung (ayam aneka ras lokal) dan ayam modern (broiler dan layer/petelur). Belum lama ini ada 1 jenis ayam yang populer dibudidayakan, yaitu ayam jawa super. Menurut pengamat agribisnis F Rahardi, ayam jawa super masuk dalam kategori ayam kampung.
Ayam jawa super merupakan hasil persilangan ayam jawa berkualitas genetik tinggi dengan ayam broiler. Munculnya jenis ayam jawa super dilaterbelakangi kurangnya pasokan ayam kampung untuk memenuhi pesanan rumah makan - rumah makan yang menyuguhkan menu masakan ayam kampung. Hal ini menimbulkan peluang usaha ditengah ramainya permintaan. Dengan adanya ayam jawa super yang performanya mirip ayam kampung, diharapkan mampu mengatasi masalah kurangnya pasokan tersebut.

Prospek dan Persaingan

Menurut F Rahardi, prospek usaha peternakan ayam konsumsi sampai kapanpun akan tetap baik. Sehingga disarankan agar orang tetap beternak ayam konsumsi. Tingginya permintaan akan daging ayam terutama pada momen - momen tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru menyebabkan lonjakan permintaan hingga berlipat - lipat.
Harry Wibowo, Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta mengungkapkan bahwa peluang usaha ayam jawa super sangat bagus karena sangat banyak peminatnya. Terlebih lagi pada saat sekarang ini banyak orang yang mencari bisnis mendadak yang memberikan keuntungan lumayan. Selain tingginya permintaan akan daging ayam, keuntungan beternak ayam jawa super karena masa panen lebih cepat dari ayam kampung biasa, yaitu hanya 2 bulan dengan bobot mencapai 1 kg.

Pemasaran

Permintaan ayam jawa super berpeluang diminati kalangan rumah makan seperti Ayam Goreng Ny.Suharti, Mbok Berek, Sop Ayam Jawa Super, dan supermarket seperti Hypermart. Pasokan ayam jawa super siap konsumsi untuk saat ini banyak dijual di wilayah Jakarta dan Bandung. Selain di pulau Jawa, pasokan ayam jawa super juga telah dipasarkan hingga Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Harga

Penjualan ayam jawa super sangat menguntungkan peternak karena lebih stabil. Berbeda dengan ayam broiler yang harganya terkadang tidak stabil dan anjlok. Saat ini harga jual DOC (day old chicken) ayam jawa super berada di kisaran Rp 4.200-5.000/ekor. Jika sudah sering berlangganan ke peternak harga nya bisa lebih rendah, yakni Rp 3.900-4.000/ekor. Untuk harga ayam jawa super yang siap konsumsi mencapai Rp 20 - 22.000/kg pada hari biasa dan Rp 28.000/kg pada momen hari besar. Harga tersebut merupakan harga ayam jawa super dalam kondisi hidup.

Kendala dan Resiko

Menurut Suwarno, pemilik Suwarno Farm mengungkapkan bahwa selama beternak ayam jawa super tidak ada kendala berarti yang dirasakannya. Justru ia merasa diuntungkan dengan memelihara ayam ini.  Risiko ini biasanya dihadapi ketika musim pancaroba datang karena banyak ayam sakit dan beresiko terserang penyakit. Untuk mengatasinya ia melakukan vaksinasi gumboro ayam jawa super dari umur 4 hari dan umur 21 hari. Selain itu menggunakan obat-obatan herbal seperti jahe, kencur, cabai, dll.

Perhitungan Usaha dan Asumsi Pendapatan Suwarno Farm Per Bulan

Modal Awal (Tahun 2011)

500 ekor DOC ayam super Rp 5.000.000,00
Pakan, vitamin, dan obat Rp 2.000.000,00
Kandang, peralatan/perlengkapan ternak Rp 3.000.000,00
Modal tambahan

Bibit DOC dan kandang Rp 10.000.000,00
Jumlah Rp 20.000.000,00

Pengeluaran per bulan

Pakan Rp 10.000.000,00
Vaksin, Vitamin, dan obat Rp 5.000.000,00
Listrik dan telepon Rp 2.000.000,00
Perlengkapan packaging, transportasi Rp 3.000.000,00
Jumlah Rp 20.000.000,00

Omset

1000 - 1500 ekor @ Rp 25.000,00 Rp 30.000.000,00

Keuntungan  

(Omset - Pengeluaran per bulan)

Rp 30.000.000,00 - Rp 20.000.000 Rp 10.000.000,00

Larisnya Usaha Toko Kerudung

Dijaman sekarang, perempuan muslim telah mulai marak menggunakan kerudung. Tidak seperti dulu, jenis kerudung dijaman sekarang lebih variatif dan lebih menarik. Seorang yang mengenakan kerudung tidak identik dengan orang yang tidak gaul, malah sebaliknya kerudung digunakan oleh perempuan muda dan ibu-ibu agar penampilan lebih menarik dan trendi. Para desainer kerudung juga berlomba-lomba untuk menghadirkan desain kerudung terbaru agar banyak yang menyukai. Apabila Anda tertarik untuk menjalankan bisnis usaha ini, keuntungan yang cukup besar pun akan menanti Anda.

Memulai Usaha

Untuk memulai bisnis usaha kerudung, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu :
  • Memiliki koleksi kerudung yang menarik dan sedang trend.
  • Memahami berbagai jenis kerudung beserta keistimewaannya masing-masing.
  • Menentukan lokasi usaha yang strategis.
  • Mengikuti perkembangan berbagai mode kerudung agar tidak ketinggalan informasi. Informasi ini dapat diperoleh melalui majalah maupun di internet.
  • Mencari pemasok kerudung yang menawarkan harga yang kompetitif. Anda bisa langsung menghubungi perajin kerudung agar memperoleh harga yang lebih murah.

Hambatan Usaha

Ketika menjalankan bisnis kerudung, beberapa hambatan yang dihadapi adalah :
  • Berubahnya mode kerudung yang sedang trend, padahal stock kerudung yang lama masih ada.
  • Pasokan kerudung yang kurang, sedangkan permintaan kerudung yang sedang trend tinggi.
  • Harga jual kerudung melonjak karena naiknya biaya operasional. Hal ini biasanya terjadi karena kenaikan harga BBM dan bahan baku kain.
  • Adanya kompetitor dengan jenis usaha yang sama.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan antara lain :
  • Mempunyai koleksi kerudung yang lengkap, baik dari model, bahan, maupun coraknya.
  • Koleksi kerudung yang up-to-date.
  • Memilih lokasi usaha yang strategis dan banyak dilalui pengunjung.
  • Memberikan harga yang kompetitif kepada konsumen.
  • Memberikan potongan kepada konsumen apabila membeli dalam jumlah minimal tertentu.
  • Selalu memberikan yang ramah.

Simulasi Usaha

Modal awal

Meja kayu & lemari Rp 2.000.000,00
Gantungan kerudung Rp 750.000,00
Kursi plastik Rp 50.000,00
Hanger untuk display Rp 500.000,00
Koleksi kerudung Rp 6.700.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.449.000,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perlengkapan

Kantong plastik Rp 50.000,00
Kalkulator Rp 50.000,00
Spanduk Rp 100.000,00
Promosi Rp 100.000,00
Jumlah Rp 300.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

(Rp150.000,00 x 30 hari) Rp 4.500.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Stok barang Rp 1.000.000,00
Gaji karyawan Rp 650.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Listrik Rp 150.000,00
Biaya perlengkapan Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 3.108.312,00
Laba bersih Rp 1.391.688,00
Dijaman sekarang, perempuan muslim telah mulai marak menggunakan kerudung. Tidak seperti dulu, jenis kerudung dijaman sekarang lebih variatif dan lebih menarik. Seorang yang mengenakan kerudung tidak identik dengan orang yang tidak gaul, malah sebaliknya kerudung digunakan oleh perempuan muda dan ibu-ibu agar penampilan lebih menarik dan trendi. Para desainer kerudung juga berlomba-lomba untuk menghadirkan desain kerudung terbaru agar banyak yang menyukai. Apabila Anda tertarik untuk menjalankan bisnis usaha ini, keuntungan yang cukup besar pun akan menanti Anda.

Memulai Usaha

Untuk memulai bisnis usaha kerudung, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu :
  • Memiliki koleksi kerudung yang menarik dan sedang trend.
  • Memahami berbagai jenis kerudung beserta keistimewaannya masing-masing.
  • Menentukan lokasi usaha yang strategis.
  • Mengikuti perkembangan berbagai mode kerudung agar tidak ketinggalan informasi. Informasi ini dapat diperoleh melalui majalah maupun di internet.
  • Mencari pemasok kerudung yang menawarkan harga yang kompetitif. Anda bisa langsung menghubungi perajin kerudung agar memperoleh harga yang lebih murah.

Hambatan Usaha

Ketika menjalankan bisnis kerudung, beberapa hambatan yang dihadapi adalah :
  • Berubahnya mode kerudung yang sedang trend, padahal stock kerudung yang lama masih ada.
  • Pasokan kerudung yang kurang, sedangkan permintaan kerudung yang sedang trend tinggi.
  • Harga jual kerudung melonjak karena naiknya biaya operasional. Hal ini biasanya terjadi karena kenaikan harga BBM dan bahan baku kain.
  • Adanya kompetitor dengan jenis usaha yang sama.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan antara lain :
  • Mempunyai koleksi kerudung yang lengkap, baik dari model, bahan, maupun coraknya.
  • Koleksi kerudung yang up-to-date.
  • Memilih lokasi usaha yang strategis dan banyak dilalui pengunjung.
  • Memberikan harga yang kompetitif kepada konsumen.
  • Memberikan potongan kepada konsumen apabila membeli dalam jumlah minimal tertentu.
  • Selalu memberikan yang ramah.

Simulasi Usaha

Modal awal

Meja kayu & lemari Rp 2.000.000,00
Gantungan kerudung Rp 750.000,00
Kursi plastik Rp 50.000,00
Hanger untuk display Rp 500.000,00
Koleksi kerudung Rp 6.700.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.449.000,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perlengkapan

Kantong plastik Rp 50.000,00
Kalkulator Rp 50.000,00
Spanduk Rp 100.000,00
Promosi Rp 100.000,00
Jumlah Rp 300.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

(Rp150.000,00 x 30 hari) Rp 4.500.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Stok barang Rp 1.000.000,00
Gaji karyawan Rp 650.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Listrik Rp 150.000,00
Biaya perlengkapan Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 3.108.312,00
Laba bersih Rp 1.391.688,00

Rupiah Dibalik Penjualan Mainan Anak

Mainan merupakan hal yang menarik bagi dunia anak-anak. Aspek kognitif dan kreativitas pola berpikir anak-anak dapat dirangsang dengan memberikan mainan anak yang tepat di masa pertumbuhannya. Hal ini terjadi karena perkembangan psikomotorik anak dapat dirangsang oleh berbagai macam permainan. Dengan mainan, anak-anak dapat menggunakannya sebagai sarana komunikasi guna mengksplorasi dirinya.

Mengingat mainan anak sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan pola berpikir, menjalankan bisnis usaha ini dapat menjadi salah satu pilihan yang menguntungkan. Kunci dalam menjalankan bisnis usaha mainan anak-anak adalah tekun dan menawarkan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Memulai Usaha

  • Memilih lokasi usaha yang strategis, ramai dan sering dilalui oleh banyak orang.
  • Mempunyai stok mainan yang bervariasi.
  • Mempunyai wawasan tentang mainan anak-anak yang edukatif dan menyenangkan.
  • Mengetahui tempat grosir mainan anak-anak.
  • Mendesain lokasi usaha yang menarik dan nyaman bagi bagi orang tua dan anak. 

Hambatan Usaha

  • Adanya pelaku usaha yang menjalankan bisnis usaha sama.
  • Berkurangnya daya beli masyarakat karena krisis ekonomi, sehingga alokasi belanja untuk mainan anak-anak berkurang.

Strategi Usaha

  • Melakukan promosi baik secara online maupun offline. Secara online, dapat menggunakan website dan jejaring sosial media untuk berpromosi. Secara offline, dapat menggunakan brosur maupun informasi melalui mulut ke mulut.
  • Memberikan pelayanan yang ramah dan baik kepada seluruh konsumen.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Etalase Rp 2.000.000,00
Rak lemari Rp 2.500.000,00
Stok mainan anak-anak Rp 6.000.000,00
Jumlah Rp 10.500.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.500.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.624.750,00 per tahun atau sama dengan Rp218.729,00 per bulan.

Perlengkapan

Plastik pembungkus, dan lain-lain Rp 300.000,00
Jumlah Rp 300.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan : Rp175.000,00 x 30 hari Rp 5.250.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Listrik dan telepon Rp 300.000,00
Upah karyawan Rp 700.000,00
Harga pokok barang dagangan Rp 1.000.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Biaya perlengkapan Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 218.729,00
Jumlah biaya Rp 3.318.729,00
Laba bersih Rp 1.931.271,00
Mainan merupakan hal yang menarik bagi dunia anak-anak. Aspek kognitif dan kreativitas pola berpikir anak-anak dapat dirangsang dengan memberikan mainan anak yang tepat di masa pertumbuhannya. Hal ini terjadi karena perkembangan psikomotorik anak dapat dirangsang oleh berbagai macam permainan. Dengan mainan, anak-anak dapat menggunakannya sebagai sarana komunikasi guna mengksplorasi dirinya.

Mengingat mainan anak sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan pola berpikir, menjalankan bisnis usaha ini dapat menjadi salah satu pilihan yang menguntungkan. Kunci dalam menjalankan bisnis usaha mainan anak-anak adalah tekun dan menawarkan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Memulai Usaha

  • Memilih lokasi usaha yang strategis, ramai dan sering dilalui oleh banyak orang.
  • Mempunyai stok mainan yang bervariasi.
  • Mempunyai wawasan tentang mainan anak-anak yang edukatif dan menyenangkan.
  • Mengetahui tempat grosir mainan anak-anak.
  • Mendesain lokasi usaha yang menarik dan nyaman bagi bagi orang tua dan anak. 

Hambatan Usaha

  • Adanya pelaku usaha yang menjalankan bisnis usaha sama.
  • Berkurangnya daya beli masyarakat karena krisis ekonomi, sehingga alokasi belanja untuk mainan anak-anak berkurang.

Strategi Usaha

  • Melakukan promosi baik secara online maupun offline. Secara online, dapat menggunakan website dan jejaring sosial media untuk berpromosi. Secara offline, dapat menggunakan brosur maupun informasi melalui mulut ke mulut.
  • Memberikan pelayanan yang ramah dan baik kepada seluruh konsumen.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Etalase Rp 2.000.000,00
Rak lemari Rp 2.500.000,00
Stok mainan anak-anak Rp 6.000.000,00
Jumlah Rp 10.500.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.500.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.624.750,00 per tahun atau sama dengan Rp218.729,00 per bulan.

Perlengkapan

Plastik pembungkus, dan lain-lain Rp 300.000,00
Jumlah Rp 300.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan : Rp175.000,00 x 30 hari Rp 5.250.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Listrik dan telepon Rp 300.000,00
Upah karyawan Rp 700.000,00
Harga pokok barang dagangan Rp 1.000.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Biaya perlengkapan Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 218.729,00
Jumlah biaya Rp 3.318.729,00
Laba bersih Rp 1.931.271,00

Berkah Bisnis Toko Helm

Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia selalu meningkat. Sepeda motor telah menjadi sarana transportasi yang dapat diandalkan oleh masyarakat.  Hal ini terjadi karena tidak terlepasnya sarana transportasi umum yang belum dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi tranportasi yang aman dan nyaman.
Dengan makin banyaknya jumlah pengendara sepeda motor maka aspek keselamatan berkendara perlu menjadi prioritas. Salah satunya adalah penggunaan helm standar yang berkualitas SNI. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar resiko seseorang yang terjatuh karena menggunakan sepeda motor menjadi berkurang. Petugas kepolisian juga telah memberikan peraturan yang tegas bahwa pengguna sepeda motor baik pengendara maupun pembonceng diwajibkan untuk menggunakan helm berkualitas SNI.

Dari hal diatas, merupakan peluang usaha bagi yang ingin membuka toko helm beserta perlengkapannya.

Memulai Usaha

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memulai usaha toko helm yaitu :
  • Mencari informasi untuk penjual helm grosir yang memberikan harga yang murah dan kompetitif.
  • Memiliki lokasi usaha yang strategis. Utamakan memilih lokasi usaha yang ramai dilalui oleh pengendara sepeda motor.
  • Mengetahui seluk beluk helm, jenis helm, serta fungsi dan spesifikasinya.
  • Menata ruang usaha dengan serapi mungkin agar pengunjung mudah dan nyaman untuk melihat display helm Anda.
  • Sesuaikan koleksi helm dengan daya beli masyarakat disekitar lokasi usaha Anda. Apabila  daya beli masyarakat disekitar lokasi usaha Anda rendah, sebaiknya koleksi helm di toko Anda bukan helm yang mahal namun masih sesuai standar SNI.

Hambatan Usaha

Beberapa hambatan dalam menjalankan usaha toko helm yaitu :
  • Kurang variatifnya koleksi helm sehingga pengunjung tidak menemukan pilihan helm yang diinginkannya.
  • Munculnya kompetitor dengan jenis usaha yang sama.
  • Daya beli masyarakat berkurang untuk membeli helm.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan untuk toko helm adalah :
  • Bersikap ramah terhadap pengunjung.
  • Memiliki variasi helm yang lengkap.
  • Melengkapi koleksi perlengkapan berkendara yang lain seperti sarung tangan, jas hujan, masker, sepatu boot, dan lain-lain.
  • Memberikan harga yang kompetitif kepada pengunjung.

Simulasi Usaha

Modal awal

Etalase Rp 2.000.000,00
Alas kaca untuk display helm Rp 1.000.000,00
Koleksi helm = 30 buah Rp 6.000.000,00
Koleksi perlengkapan bermotor Rp 1.000.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.499.750,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perlengkapan

Spanduk Rp 150.000,00
Promosi Rp 100.000,00
Jumlah Rp 250.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

Rp100.000,00 x 3 helm x 30 Rp 9.000.000,00

Biaya-biaya

Sewa lokasi usaha + listrik Rp 750.000,00
Stok koleksi helm Rp 1.000.000,00
Transportasi Rp 100.000,00
Biaya perlengkapan Rp 250.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 2.308.312,00
Laba bersih Rp 6.691.688,00
Dari tahun ke tahun, jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia selalu meningkat. Sepeda motor telah menjadi sarana transportasi yang dapat diandalkan oleh masyarakat.  Hal ini terjadi karena tidak terlepasnya sarana transportasi umum yang belum dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi tranportasi yang aman dan nyaman.
Dengan makin banyaknya jumlah pengendara sepeda motor maka aspek keselamatan berkendara perlu menjadi prioritas. Salah satunya adalah penggunaan helm standar yang berkualitas SNI. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar resiko seseorang yang terjatuh karena menggunakan sepeda motor menjadi berkurang. Petugas kepolisian juga telah memberikan peraturan yang tegas bahwa pengguna sepeda motor baik pengendara maupun pembonceng diwajibkan untuk menggunakan helm berkualitas SNI.

Dari hal diatas, merupakan peluang usaha bagi yang ingin membuka toko helm beserta perlengkapannya.

Memulai Usaha

Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk memulai usaha toko helm yaitu :
  • Mencari informasi untuk penjual helm grosir yang memberikan harga yang murah dan kompetitif.
  • Memiliki lokasi usaha yang strategis. Utamakan memilih lokasi usaha yang ramai dilalui oleh pengendara sepeda motor.
  • Mengetahui seluk beluk helm, jenis helm, serta fungsi dan spesifikasinya.
  • Menata ruang usaha dengan serapi mungkin agar pengunjung mudah dan nyaman untuk melihat display helm Anda.
  • Sesuaikan koleksi helm dengan daya beli masyarakat disekitar lokasi usaha Anda. Apabila  daya beli masyarakat disekitar lokasi usaha Anda rendah, sebaiknya koleksi helm di toko Anda bukan helm yang mahal namun masih sesuai standar SNI.

Hambatan Usaha

Beberapa hambatan dalam menjalankan usaha toko helm yaitu :
  • Kurang variatifnya koleksi helm sehingga pengunjung tidak menemukan pilihan helm yang diinginkannya.
  • Munculnya kompetitor dengan jenis usaha yang sama.
  • Daya beli masyarakat berkurang untuk membeli helm.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan untuk toko helm adalah :
  • Bersikap ramah terhadap pengunjung.
  • Memiliki variasi helm yang lengkap.
  • Melengkapi koleksi perlengkapan berkendara yang lain seperti sarung tangan, jas hujan, masker, sepatu boot, dan lain-lain.
  • Memberikan harga yang kompetitif kepada pengunjung.

Simulasi Usaha

Modal awal

Etalase Rp 2.000.000,00
Alas kaca untuk display helm Rp 1.000.000,00
Koleksi helm = 30 buah Rp 6.000.000,00
Koleksi perlengkapan bermotor Rp 1.000.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.499.750,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perlengkapan

Spanduk Rp 150.000,00
Promosi Rp 100.000,00
Jumlah Rp 250.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

Rp100.000,00 x 3 helm x 30 Rp 9.000.000,00

Biaya-biaya

Sewa lokasi usaha + listrik Rp 750.000,00
Stok koleksi helm Rp 1.000.000,00
Transportasi Rp 100.000,00
Biaya perlengkapan Rp 250.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 2.308.312,00
Laba bersih Rp 6.691.688,00

Cantiknya Bisnis Toko Kosmetik

Mempunyai penampilan rapi, bersih, mulus, dan cantik agar selalu terlihat menarik merupkan sifat kodrat yang dimiliki oleh kaum perempuan. Hal ini telah menjadi gaya hidup dan penampilan yang tidak boleh diabaikan oleh mereka. Oleh karena itu, menyediakan berbagai kebutuhan untuk menunjang kecantikan bagi kaum perempuan akan menjadi peluang usaha yang menarik. Salah satunya adalah dengan membuka usaha toko kosmetik beserta perlengkapannya.
Peluang usaha toko kosmetik sangat menjanjikan karena memiliki pangsa pasar yang cukup luas, mulai dari remaja, dewasa, hingga ibu-ibu. Produk-produk kecantikan seperti bedak, lotion, pelembab, lipstik tentunya akan diperlukan dan dibutuhkan mereka disetiap harinya. Selamat persedian produk di toko kosmetik Anda lengkap, tentunya konsumen akan selalu berbelanja ke tempat Anda.

Memulai Usaha

  • Mencari distributor produk-produk kecantikan untuk memasok ke toko kosmetik Anda.
  • Memilih lokasi usaha yang strategis, seperti di ruko-ruko perumahan atau pusat perbelanjaan.
  • Menyiapkan promosi untuk mengenalkan bisnis toko kosmetik Anda kepada masyarakat.

Hambatan Usaha

  • Tidak lancarnya distribusi barang sehingga konsumen membeli di toko lain.
  • Adanya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama.
  • Munculnya isu barang kosmetik berbahaya dan ilegal.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat Anda lakukan adalah :
  • Menjaga kualitas produk barang kosmetik agar terhindar dari produk kosmetik palsu.
  • Memberikan potongan harga untuk pembelian diatas jumlah nominal tertentu, misalnya setiap pembelian Rp200.000,00 mendapatkan potongan diskon 10%.
  • Bersikap ramah terhadap konsumen.
  • Berpenampilan bersih, rapi, dan cantik agar memberikan contoh bahwa berpenampilan cantik akan menjadi lebih menarik.
  • Melakukan penjualan secara online.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Etalase 2 unit Rp 3.000.000,00
Rak lemari kayu Rp 1.000.000,00
Kursi plastik Rp 150.000,00
Cermin duduk ukuran kecil Rp 30.000,00
Jumlah Rp 4.180.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp4.180.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp1.044.750,00 per tahun atau sama dengan Rp87.062,00 per bulan.

Perlengkapan

Belanja barang dagangan awal Rp 2.500.000,00
Spanduk promosi Rp 150.000,00
Kalkulator Rp 75.000,00
Kantong plastik Rp 100.000,00
Alat tulis Rp 50.000,00
Jumlah Rp 2.875.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi)

Pendapatan

Rp200.000,00 x 30 hari Rp 6.000.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Listrik Rp 150.000,00
Harga pokok barang Rp 2.500.000,00
Gaji pegawai Rp 750.000,00
Telepon Rp 100.000,00
Biaya perlengkapan Rp 375.000,00
Biaya penyusutan perlengkapan Rp 87.062,00
Jumlah biaya Rp 4.462.062,00
Laba bersih Rp 1.537.938,00
Mempunyai penampilan rapi, bersih, mulus, dan cantik agar selalu terlihat menarik merupkan sifat kodrat yang dimiliki oleh kaum perempuan. Hal ini telah menjadi gaya hidup dan penampilan yang tidak boleh diabaikan oleh mereka. Oleh karena itu, menyediakan berbagai kebutuhan untuk menunjang kecantikan bagi kaum perempuan akan menjadi peluang usaha yang menarik. Salah satunya adalah dengan membuka usaha toko kosmetik beserta perlengkapannya.
Peluang usaha toko kosmetik sangat menjanjikan karena memiliki pangsa pasar yang cukup luas, mulai dari remaja, dewasa, hingga ibu-ibu. Produk-produk kecantikan seperti bedak, lotion, pelembab, lipstik tentunya akan diperlukan dan dibutuhkan mereka disetiap harinya. Selamat persedian produk di toko kosmetik Anda lengkap, tentunya konsumen akan selalu berbelanja ke tempat Anda.

Memulai Usaha

  • Mencari distributor produk-produk kecantikan untuk memasok ke toko kosmetik Anda.
  • Memilih lokasi usaha yang strategis, seperti di ruko-ruko perumahan atau pusat perbelanjaan.
  • Menyiapkan promosi untuk mengenalkan bisnis toko kosmetik Anda kepada masyarakat.

Hambatan Usaha

  • Tidak lancarnya distribusi barang sehingga konsumen membeli di toko lain.
  • Adanya kompetitor yang bergerak di bidang yang sama.
  • Munculnya isu barang kosmetik berbahaya dan ilegal.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat Anda lakukan adalah :
  • Menjaga kualitas produk barang kosmetik agar terhindar dari produk kosmetik palsu.
  • Memberikan potongan harga untuk pembelian diatas jumlah nominal tertentu, misalnya setiap pembelian Rp200.000,00 mendapatkan potongan diskon 10%.
  • Bersikap ramah terhadap konsumen.
  • Berpenampilan bersih, rapi, dan cantik agar memberikan contoh bahwa berpenampilan cantik akan menjadi lebih menarik.
  • Melakukan penjualan secara online.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Etalase 2 unit Rp 3.000.000,00
Rak lemari kayu Rp 1.000.000,00
Kursi plastik Rp 150.000,00
Cermin duduk ukuran kecil Rp 30.000,00
Jumlah Rp 4.180.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp4.180.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp1.044.750,00 per tahun atau sama dengan Rp87.062,00 per bulan.

Perlengkapan

Belanja barang dagangan awal Rp 2.500.000,00
Spanduk promosi Rp 150.000,00
Kalkulator Rp 75.000,00
Kantong plastik Rp 100.000,00
Alat tulis Rp 50.000,00
Jumlah Rp 2.875.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi)

Pendapatan

Rp200.000,00 x 30 hari Rp 6.000.000,00

Biaya-biaya

Sewa tempat Rp 500.000,00
Listrik Rp 150.000,00
Harga pokok barang Rp 2.500.000,00
Gaji pegawai Rp 750.000,00
Telepon Rp 100.000,00
Biaya perlengkapan Rp 375.000,00
Biaya penyusutan perlengkapan Rp 87.062,00
Jumlah biaya Rp 4.462.062,00
Laba bersih Rp 1.537.938,00

Kreasi Rupiah Di Kartu Unik

Kartu unik biasanya digunakan oleh  masyarakat yang membutuhkan untuk mengirimkan berbagai ucapan ke dalam bentuk kartu. Semakin unik dan menarik desain yang digunakan, akan semakin banyak masyarakat yang suka. Apabila Anda memiliki kreatifitas dalam mendesain kartu unik, Anda bisa menjadi produsennya. Peluang usaha ini tidak memerlukan modal besar dan stock barang yang banyak.

 

Memulai Usaha

Pengetahuan dan keterampilan

  • Kreatif dalam mendesain kartu unik.
  • Terampil dalam membuat berbagai variasi kartu unik.

Modal yang dibutuhkan

  • Bahan utama dalam menjalankan bisnis ini adalah kertas.

Hambatan Usaha

  • Adanya kompetitor yang menjalankan bisnis usaha yang sama.
  • Banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan media elektronik dalam menyampaikan ucapan kepada saudara atau teman.

Strategi Usaha

  • Membuat produk unggulan dengan desain yang unik dan menarik, misal dengan desain 3D atau menggunakan kertas daur ulang.
  • Menawarkan desain kartu unik yang telah dibuat ke toko-toko yang menjual khusus kartu ucapan.
  • Memperbanyak referensi untuk desain kartu unik melalui internet maupun di toko-toko agar tidak ketinggalan model.
  • Membuat kartu ucapan sendiri untuk teman atau kerabat Anda yang sedang menikah atau berulang tahun. Cantukan keterangan bahwa Anda yang mendesain.
  • Mempromosikan desain kartu unik Anda ke media sosial, blog, dan website.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Meja kerja Rp 350.000,00
Gunting Rp 100.000,00
Cutter Rp 20.000,00
Jumlah Rp 470.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp470.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp117.250,00 per tahun atau sama dengan Rp9.770,00 per bulan.   

Perlengkapan

Kertas cantik Rp 100.000,00
Kertas daur ulang Rp 200.000,00
Pita Rp 50.000,00
Tinta Rp 50.000,00
Lem dan plastik Rp 35.000,00
Jumlah Rp 435.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

(350 kerajinan kertas x Rp5.000,00) Rp 1.750.000,00

Biaya-Biaya

Biaya penyusutan peralatan Rp 9.770,00
Biaya perlengkapan Rp 435.000,00
Lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah biaya Rp 544.770,00
Laba bersih Rp 1.205.230,00
Kartu unik biasanya digunakan oleh  masyarakat yang membutuhkan untuk mengirimkan berbagai ucapan ke dalam bentuk kartu. Semakin unik dan menarik desain yang digunakan, akan semakin banyak masyarakat yang suka. Apabila Anda memiliki kreatifitas dalam mendesain kartu unik, Anda bisa menjadi produsennya. Peluang usaha ini tidak memerlukan modal besar dan stock barang yang banyak.

 

Memulai Usaha

Pengetahuan dan keterampilan

  • Kreatif dalam mendesain kartu unik.
  • Terampil dalam membuat berbagai variasi kartu unik.

Modal yang dibutuhkan

  • Bahan utama dalam menjalankan bisnis ini adalah kertas.

Hambatan Usaha

  • Adanya kompetitor yang menjalankan bisnis usaha yang sama.
  • Banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan media elektronik dalam menyampaikan ucapan kepada saudara atau teman.

Strategi Usaha

  • Membuat produk unggulan dengan desain yang unik dan menarik, misal dengan desain 3D atau menggunakan kertas daur ulang.
  • Menawarkan desain kartu unik yang telah dibuat ke toko-toko yang menjual khusus kartu ucapan.
  • Memperbanyak referensi untuk desain kartu unik melalui internet maupun di toko-toko agar tidak ketinggalan model.
  • Membuat kartu ucapan sendiri untuk teman atau kerabat Anda yang sedang menikah atau berulang tahun. Cantukan keterangan bahwa Anda yang mendesain.
  • Mempromosikan desain kartu unik Anda ke media sosial, blog, dan website.

Simulasi Usaha

Modal awal

Peralatan

Meja kerja Rp 350.000,00
Gunting Rp 100.000,00
Cutter Rp 20.000,00
Jumlah Rp 470.000,00
Peralatan mengalami penyusutan selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp470.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp117.250,00 per tahun atau sama dengan Rp9.770,00 per bulan.   

Perlengkapan

Kertas cantik Rp 100.000,00
Kertas daur ulang Rp 200.000,00
Pita Rp 50.000,00
Tinta Rp 50.000,00
Lem dan plastik Rp 35.000,00
Jumlah Rp 435.000,00

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Pendapatan

(350 kerajinan kertas x Rp5.000,00) Rp 1.750.000,00

Biaya-Biaya

Biaya penyusutan peralatan Rp 9.770,00
Biaya perlengkapan Rp 435.000,00
Lain-lain Rp 100.000,00
Jumlah biaya Rp 544.770,00
Laba bersih Rp 1.205.230,00

Memulai Usaha Peternakan Ayam

Salah satu bisnis usaha yang memiliki prospek bagus adalah usaha peternakan ayam. Hal ini terjadi karena tingginya permintaan masyarakat akan adanya daging ayam. Selama konsumsi daging ayam tinggi, binis usaha peternakan ayam akan selalu bertahan. 
Hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan usaha peternakan ayam adalah keseriusan dalam penanganan dan pemeliharaan ternak. Karena jika Anda tidak serius dan tidak memahami dalam pemeliharaan ternak akan menyebabkan ayam mudah terserang penyakit. 
Hal ini tentunya akan merugikan Anda sebagai peternak ayam maupun orang lain yang mengkonsumsinya.. Percayalah jika usaha peternakan dijalankan dengan pemeliharaan yang benar maka akan tetap berjalan dan menghasilkan keuntungan yang besar. Karena permintaan daging ayam yang tinggi dan harga jual ayam yang semakin tinggi pula.

Memulai Usaha

Beberapa hal yang dipersiapkan untuk memulai usaha peternakan ayam :
  • Memilih tempat yang strategis dan tidak mengganggu lingkungan tempat tinggal. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan Anda dan lingkungan sekitar.
  • Menyiapkan kandang ayam  dan peralatan pendukungnya.
  • Memperbanyak baca buku referensi untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Anda mengenai beternak ayam.
  • Mencari informasi untuk penjualan ayam di pasar-pasar. Anda juga dapat mencari pedagang ayam agar bersedia menerima pasokan ayam dari Anda. Beri mereka harga yang menarik dan kompetititf agar mereka tertarik.

Hambatan Usaha

Hambatan usaha yang ditemui dalam usaha peternakan ayam :
  • Naiknya harga pakan ternak.
  • Adanya virus yang menyebabkan penyakit bagi ayam.
  • Naiknya harga BBM yang mempengaruhi biaya operasional.
  • Adanya isu penyakit ayam yang menyebabkan permintaan daging ayam turun.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan untuk menjalankan usaha ini :
  • Memperbanyak informasi mengenai cara beternak ayam yang baik.
  • Merawat ayam dengan sebaik-baiknya.
  • Menekan biaya operasional untuk perawatan ayam.
  • Memberikan penawaran harga ayam yang kompetitif dibandingkan harga pasaran.
  • Menjalin hubungan yang baik dengan para pedagang ayam agar mereka tetap menjadi pelanggan Anda.
  • Bekerjasama dengan Dinas Peternakan untuk pemberian vaksinasi ternak ayam agar terhindar dari penyakit.

Simulasi Usaha

Modal awal

Kandang ayam 5 unit Rp 3.750.000,00
Peralatan perawatan Rp 1.250.000,00
Ayam betina dan pejantan 500 ekor Rp 5.000.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan  selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.499.750,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Penjualan ayam

Rp28.000,00 x 500 ekor   Rp 14.000.000,00

Biaya-biaya

Pakan ayam + obat Rp 1.000.000,00
Gaji karyawan Rp 700.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 2.208.312,00
Laba bersih Rp 11.791.688,00
Salah satu bisnis usaha yang memiliki prospek bagus adalah usaha peternakan ayam. Hal ini terjadi karena tingginya permintaan masyarakat akan adanya daging ayam. Selama konsumsi daging ayam tinggi, binis usaha peternakan ayam akan selalu bertahan. 
Hal yang harus diperhatikan dalam menjalankan usaha peternakan ayam adalah keseriusan dalam penanganan dan pemeliharaan ternak. Karena jika Anda tidak serius dan tidak memahami dalam pemeliharaan ternak akan menyebabkan ayam mudah terserang penyakit. 
Hal ini tentunya akan merugikan Anda sebagai peternak ayam maupun orang lain yang mengkonsumsinya.. Percayalah jika usaha peternakan dijalankan dengan pemeliharaan yang benar maka akan tetap berjalan dan menghasilkan keuntungan yang besar. Karena permintaan daging ayam yang tinggi dan harga jual ayam yang semakin tinggi pula.

Memulai Usaha

Beberapa hal yang dipersiapkan untuk memulai usaha peternakan ayam :
  • Memilih tempat yang strategis dan tidak mengganggu lingkungan tempat tinggal. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan Anda dan lingkungan sekitar.
  • Menyiapkan kandang ayam  dan peralatan pendukungnya.
  • Memperbanyak baca buku referensi untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan Anda mengenai beternak ayam.
  • Mencari informasi untuk penjualan ayam di pasar-pasar. Anda juga dapat mencari pedagang ayam agar bersedia menerima pasokan ayam dari Anda. Beri mereka harga yang menarik dan kompetititf agar mereka tertarik.

Hambatan Usaha

Hambatan usaha yang ditemui dalam usaha peternakan ayam :
  • Naiknya harga pakan ternak.
  • Adanya virus yang menyebabkan penyakit bagi ayam.
  • Naiknya harga BBM yang mempengaruhi biaya operasional.
  • Adanya isu penyakit ayam yang menyebabkan permintaan daging ayam turun.

Strategi Usaha

Beberapa strategi usaha yang dapat dilakukan untuk menjalankan usaha ini :
  • Memperbanyak informasi mengenai cara beternak ayam yang baik.
  • Merawat ayam dengan sebaik-baiknya.
  • Menekan biaya operasional untuk perawatan ayam.
  • Memberikan penawaran harga ayam yang kompetitif dibandingkan harga pasaran.
  • Menjalin hubungan yang baik dengan para pedagang ayam agar mereka tetap menjadi pelanggan Anda.
  • Bekerjasama dengan Dinas Peternakan untuk pemberian vaksinasi ternak ayam agar terhindar dari penyakit.

Simulasi Usaha

Modal awal

Kandang ayam 5 unit Rp 3.750.000,00
Peralatan perawatan Rp 1.250.000,00
Ayam betina dan pejantan 500 ekor Rp 5.000.000,00
Jumlah Rp 10.000.000,00
Peralatan mengalami penyusutan  selama 4 tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp10.000.000,00 - Rp1.000,00) / 4 = Rp2.499.750,00 per tahun atau sama dengan Rp208.312,00 per bulan.

Perhitungan Laba/(Rugi) per bulan

Penjualan ayam

Rp28.000,00 x 500 ekor   Rp 14.000.000,00

Biaya-biaya

Pakan ayam + obat Rp 1.000.000,00
Gaji karyawan Rp 700.000,00
Transportasi Rp 300.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp 208.312,00
Jumlah biaya Rp 2.208.312,00
Laba bersih Rp 11.791.688,00